Dah lama tak blog. Aku celaru! Hidup tak keruan. Tapi tenang kawan, tenang. Aku datang bukan untuk merepot. Aku datang untuk menyampaikan cerita. Tulisan indah kegemaran hati.
"Tapi seperti musim, rupanya aku telah berubah. Kini aku dilanda perasaan aneh: setiap melihatnya, yang kulihat A Ling. Belasan tahun cinta pertama itu terkunci dalam diriku, lekat dan indah. Cinta A Ling menimbulkan perasaan seperti aku baru pandai naik sepeda. Ia seperti kembang api, seperti pasar malam, seperti lebaran. Cintanya mengajakku menulis puisi, cintanya adalah sastra. Sebaliknya, cinta Katya adalah kemistri. Cintanya memancing caudate nucleus dari sudut-sudut gelap otak, menyalakan dopamin pengundang risiko-risiko moral, dan memantik simpul-simpul saraf untuk mengobarkan ide-ide platonik.
Aku bertanya, "What love means to you, Katya?"
"Aaa, my man... cinta adalah channel TV! Tak suka acaranya, raih remote-mu, ganti saluran, beres!"
Aku terkesiap. Sedalam mana pun perasaanku, sehebat apa pun teoriku, semudah itu saja! Bagaimana kalau nanti aku menjadi acara TV yang membosankan? Seperti sinetron atau acara Dari Desa ke Desa. Hari ini, aku mengenal satu sisi Katya yang seharusnya sudah kupahami sejak dulu. CInta bagi wanita cantik ini adalah katarsis. Tak ada yang salah dengan hal itu, apalgi itu haknya, namun ia dan nilai-nilai yang dianutnya menimbulkan situasi oportunistik bagiku. Sebenarnya, dengan sedikit sikap culas, aku bisa meraup keuntungan besar dari wanita yang setiap aspek dalam dirinya diidamkan setiap laki-laki ini. Katya bak buah khuldi yang ranum, cintanya simalakama. Dilematis, dilematis!
Kukatakan pada Katya apa erti cinta bagiku, sangat India. Biar lebih dramatis, kutambahkan bahwa kami mengalami apa yang yang disebut pengacara rumah tangga di Hollywood sebagai irreconciable differences, perbedaan yang tak dapat didamaikan. Ia mendekatiku dengan gerakan slow motion. Tapi aku telah berketetapan hati untuk mengakhiri romansa, dan telah kusiapkan kalimat memuakkan: cinta tak harus saling memiliki! Sangat Indonesia."
-Edensor
Tiada ulasan:
Catat Ulasan